Logika Mistika Indonesia Di Era Moderen

Di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan teknologi informasi, dan ambisi besar Indonesia menuju visi Indonesia Emas, sebuah paradoks yang memprihatinkan masih mengakar kuat di tengah masyarakat. Alih-alih mendasarkan cara pandang pada nalar kritis, sains, dan data, sebagian masyarakat Indonesia masih terjebak dalam logika mistika—sebuah cara berpikir yang menempatkan kekuatan gaib, takhyul, dan hal-hal irasional sebagai penjelasan atas realitas kehidupan sehari-hari, Fenomena ini bukan sekadar persoalan budaya atau tradisi lokal, melainkan sebuah cerminan nyata dari rendahnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya dari dimensi literasi kritis dan rasionalitas ilmiah.

-Memahami Logika Mistika dalam Konteks Modern

Dalam sosiologi pengetahuan, logika mistika merujuk pada pola pikir yang memecahkan masalah atau memahami fenomena alam/sosial dengan menyandarkannya pada kekuatan supranatural, dukun, jimat, atau kebetulan gaib, ketimbang hukum sebab-akibat (kausalitas) yang logis Dulu, logika ini mungkin lahir sebagai cara manusia purba memahami fenomena alam yang belum terjangkau sains. Namun, di abad ke-21, ketika informasi ilmiah dapat diakses dalam hitungan detik melalui gawai, masih suburnya logika mistika menunjukkan adanya jurang pemisah yang lebar antara kemajuan infrastruktur fisik dan kematangan mental manusianya.

Leave a Reply